Pulihkan Ekosistem Sungai, DKPP Klaten Tebar 60.000 Ekor Benih Ikan Tawes dan Nilem di Perairan Umum Darat

Pulihkan Ekosistem Sungai, DKPP Klaten Tebar 60.000 Ekor Benih Ikan Tawes dan Nilem di Perairan Umum Darat
Pulihkan Ekosistem Sungai, DKPP Klaten Tebar 60.000 Ekor Benih Ikan Tawes dan Nilem di Perairan Umum Darat

Perairan Umum Darat merupakan aset penting bagi masyarakat Kabupaten Klaten. Dengan topografi yang dilintasi aliran Sungai Dengkeng, Sungai Ujung, Sungai Woro, serta puluhan embung irigasi dan embung desa yang tersebar di 26 kecamatan, potensi perikanan tangkap perairan umum di Klaten sangat besar.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir terjadi penurunan stok ikan asli perairan akibat sedimentasi, penangkapan tidak ramah lingkungan (racun dan setrum), serta perubahan iklim. Untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan nelayan perairan umum darat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian DKPP Kabupaten Klaten melalui Bidang Perikanan melaksanakan kegiatan Restocking atau Penebaran Ikan di Perairan Umum Darat.

Tujuan dari kegiatan ini adalah: Memulihkan dan menambah populasi ikan asli perairan umum. Menjaga keanekaragaman hayati dan keseimbangan rantai makanan di ekosistem sungai dan embung. Meningkatkan hasil tangkapan nelayan kecil dan pemancing sebagai sumber protein dan ekonomi keluarga. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga perairan umum dari pencemaran dan Illegal Fishing.

Melalui kegiatan Bidang Perikanan DKPP ini bekerjasama dengan Komunitas Sekolah Sungai Klaten, telah dilaksanakan penebaran benih ikan lokal jenis Tawes dan Nilem.Adapun lokasi penebaran:Sungai Bendo, Kecamatan Klaten Tengah sejumlah 10.000 ekor, Sungai Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen sejumlah 50.000 ekor.

Total benih yang ditebar sebanyak 60.000 ekor.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Klaten, Drs. Much Nasir, M.M. menyampaikan: "Penebaran 60 ribu ekor ikan Tawes dan Nilem ini adalah komitmen kami untuk memulihkan ekosistem perairan umum darat di Klaten. Sungai bukan hanya saluran air, tapi sumber kehidupan. Kami tidak ingin anak cucu kita hanya mendengar cerita ikan melimpah di Sungai Dengkeng atau Sungai Woro. Dengan restocking ini, kita jaga biodiversitas, kita bantu ekonomi nelayan kecil, dan kita titip pesan kepada masyarakat, mari jaga sungai kita dari racun, setrum, dan sampah. Terima kasih kepada Komunitas Sekolah Sungai yang telah menjadi mitra penjaga sungai," ujarnya.

Ia menambahkan, DKPP Klaten akan terus melakukan pengawasan dan edukasi agar benih yang ditebar dapat tumbuh optimal dan tidak ditangkap secara tidak bertanggung jawab sebelum waktunya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan perairan umum darat di Kabupaten Klaten kembali lestari, populasi ikan meningkat, dan dapat memberikan manfaat ekonomi serta protein bagi masyarakat sekitar.

Mari Jaga Sungai, Jangan Racun dan Jangan Setrum!

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0